Alhamdulillahirabbil'alamin,"segala puji hanya untuk Allah Swt serta shalawat dan salam ata sjunjungan kita Nabi Muhammad Saw. dan marilah kita bertakwa kepada
Allah Subhanahu wa Ta’ala dan pelajarilah hukum-hukum syariat-Nya dgn
menuntut ilmu yg bermanfaat. Sesungguhnya ilmu adalah cahaya dan petunjuk
sedangkan kebodohan adalah kegelapan dan kesesatan. Pelajarilah apa yg
telah Allah turunkan kepada rasul-Nya yaitu Alquran. Belajarlah dari
para ulama krn ulama sesungguhnya adalah pewaris para nabi. Sedangkan para
nabi tidak mewariskan harta benda dinar ataupun dirham. Mereka hanya
mewariskan ilmu maka barangsiapa yg berpegangan kepadanya berarti ia
telah mendapatkan bagian yg banyak dari warisan mereka. Tuntutlah ilmu
krn ia merupakan kemuliaan di dunia dan akhirat dan pahala yg
terus-menerus sampai hari kiamat. Allah Ta’ala berfirman dalam surah
Al-Mujaadalah ayat 11 yang artinya “Niscaya Allah akan meninggikan
derajat orang-orang yg beriman di antara kamu dan orang-orang yg diberi
ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yg
kamu kerjakan.” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengatakan
bahwa salah satu dari amalan yg tidak akan putus pahalanya dari seorang
muslim yg telah meninggal sekalipun adalah ilmu yg bermanfaat. Kaum
Muslimin rahimakumullah!Lihatlah peninggalan para ulama yg tak
terhingga sampai saat ini masih ada di hadapan kita sepanjang bulan
sepanjang tahun. Peninggalan mereka dipuji jalan mereka dituruti nama
mereka ditinggikan dan usaha mereka disyukuri. Jika mereka disebut
dalam majlis-majlis orang-orang berdoa dan mengharapkan rahmat Allah
utk mereka. Jika disebutkan amal kebajikan dan adab yg tinggi maka
ketahuilah merekalah panutan manusia dalam hal itu. Islam tidak
membiarkan umatnya dalam kebodohan apa pun bentuknya. Islam justru
menuntut umatnya utk menjadi umat yg melandaskan segala pikiran
perbuatan dan tindak tanduknya di muka bumi ini dgn ilmu. Jadi adalah hal
yg tak terbantahkan kewajibannya menuntut ilmu bagi seorang muslim.
Orang yg berbuat tanpa ilmu pasti tersesat dan bahkan bisa menyesatkan.
Tidaklah mungkin akan sama antara orang yg berilmu dgn orang yg tidak
berilmu. Tidak mungkin sama orang yg berjalan digelapan dgn cahaya di
tangannya sebagai penerang jalan dgn orang yg berjalan di kegelapan
tanpa cahaya menerangi jalannya. Renungkanlah sejenak firman Allah
berikut yg artinya “Dan apakah orang yg telah mati kemudian dia
Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yg terang dengannya ia
dapat berjalan di tengah-tengah manusia serupa dgn orang yg berada
dalam gelap gulita dan sama sekali tidak dapat keluar
darinya?Demikianlah orang-orang kafir itu dijadikan memandang baik apa
yg telah mereka kerjakan.”Kebodohan akan membuat orang yg
memilikinya memandang baik segala yg diperbuatnya. Itu krn ia tidak
memiliki ilmu yg dapat membedakan baik dan buruknya sesuatu. Kebodohan
hanya akan menghantarkan pemiliknya kepada jurang kehancuran dan
kehinaan. Menyadari kebodohan adalah suatu keberuntungan. Tidak menyadari
kebodohan adl suatu kebodohan di atas kebodohan. Kaum Muslimin
rahimakumullah.Kemunduran kita -kaum muslimin- dalam segala bidang saat
ini tidak lain merupakan akibat dari kebodohan dan keengganan kita
menuntut ilmu atau sudah menuntut ilmu namun jauh dari mengamalkannya.
Kadang kita tahu yg baik namun kita berbuat sebaliknya. Kita tahu yg
buruk namun kita enggan meninggalkannya. Kita sudah berkubang lumpur
namun tidak mau membersihkannya. Masihkan kita tidak menyadari betapa
kita saat ini hanya menjadi korban permainan musuh-musuh kita hanya krn
kita bodoh? Sudah saatnya tiap kita merenung dan introspeksi diri
kemudian bangkit memperbaiki kesalahan dan saling bahu membahu dalam
ketakwaan dan kebajikan. Saatnya musuh kita menyadari bahwa singa telah
bangun; bahwa kita tidak lemah. Itu dapat kita lakukan dgn menjadi umat
yg berilmu dan mengamalkannya. Kaum Muslimin rahimakumullah.Ketahuilah
bahwa ilmu tidak didapat dgn berkhayal dan berangan-angan tapi dgn
perjuangan dan kesungguhan serta pengorbanan. Namun hasil yg akan
didapatkan pasti lbh manis dari yg dibayangkan. Maka janganlah putus
harapan teruskan perjuangan dan tawakkallah kepada Allah semata.
kepada-Nyalah minta pertolongan. Allah adl sebaik-baik Penolong bagi
kita.
Wahai Kaum Muslimin, Marilah Kita menjadi Orang yang berilmu ('Alim), Jika kita tidak bisa jadi orang alim jadilah penuntut ilmu, jika tidak bisa jadi keduanya hendaknya kita mencintai orang orang yang berilmu ('Alim).